H1N1 Virus varian

H1N1
Salah satu fakta ilmiah yang disampaikan oleh drh dr Mangku Sitepou,  Bahwa penyakit Flu A (H1N1) tidak ditularkan oleh babi. "Flu A H1N1, adalah penyakit manusia yang dapat menjangkiti hewan," kata dia dalam acara Sosialisasi Flu A H1N1 di Hotel sahid Solo.

Dikatakan peneliti IPB dan anggota senior Komnas kewaspadaan Pandemi Flu ini, sebenarnya ada 2 jenis H1N1. Yakni Flu Spanyol (pernah menyebabkan pandemi 1819 dengan korban 30% warga se-dunia) namun flu Spanyol ini kini telah mengalami pandemi adaptasi (jinak) menjadi apa yang kita sebut flu biasa, "Jadi common flu yang biasa menyerang manusia, dapat saja disebabkan H1N1 jenis ini," kata Mangku dalam acara sosialisasi H1N1 yang digelar YDA Solo, di Hotel Sahid Kusuma.


Dikatakan bahwa penyakit yang disebabkan H1N1, karena ganasnya, kemudian menyerang beberapa jenis hewan selain manusia. Sehingga pernah terjadi pandemi H1N1 di kalangan hewan babi, "Karena hal inilah maka H1N1 disebut Flu babi."

Kemudian ada jenis Flu H1N1 Mexico (yang sekarang berstatus KLB, selangkah lagi menuju tingkat pandemi). Flue H1N1 Mexico ini adalah hasil mutasi virus H1N1 Spanyol yang menjadi ganas lagi.

Menjawab pertanyaan tentang kemungkinan adanya "kesengajaan pihak-pihak tertentu" dalam penyebaran penyakit ini, Mangku menjawab,"Memang penyakit zoonosis (penyakit lintas hewan-manusia) dapat saja dijadikan alat untuk tindakan terorisme. Bahkan dalam terrosist act (undang-undang teroris-nya Amerika) ada 60% penyakit zoonosis yang disebutkan can be use sebagai senjata biologis".

"Jadi bukan saja H1N1, demikian pula penyakit sapi-gila, penyakit antrax, AIDS dan lain-lain penyakit zoonosis, jika penyebarannya disengaja, maka dikategorikan tindakan terrorisme," kata Mangku Sitepou.

source: wikimu.com



Related Post:

 
Update